|
Friday, 15 September 2006 |
Susu memang penting bagi manusia. Sebab, di dalamnya terkandung nutrisi yang
sangat dibutuhkan tubuh. Begitu juga pada ibu hamil. Susu tidak hanya sebagai
tambahan nutrisi bagi ibu. Tapi, juga punya pengaruh penting pada perkembangan
dan pertumbuhan janin. Bahkan, menurut dr Soekamto SpOG, susu yang harus
dikonsumsi ibu hamil berbeda dengan susu yang diminum manusia biasa. Ada tiga
nutrisi yang menjadi persyaratan mutlak susu diminum oleh ibu hamil. Nutrisi tersebut
meliputi kalori, mineral, AA (asam linoleat) plus DHA (docosahexaenoic acid).
"Untuk mineral dibutuhkan kalsium, natrium, zat besi serta asam folat,"
katanya. Sebab, ketiga nutrisi tersebut sangat berperan pada kesehatan ibu
hamil. Sekaligus membantu perkembangan organ janin saat organogenesis
(pembentukan organ). "Sehingga, sangat disarankan minum susu saat hamil
muda," tambahnya.
Zat besi harus dicukupi hingga 30 mg tiap harinya. Fungsinya, untuk memelihara
kehamilan agar tetap kuat hingga persalinan nantinya. "Tak perlu
banyak-banyak nanti malah mengganggu," kata Soekamto. Bila perlu, makan
juga sayuran yang berhijau daun sebagai tambahan nutrisi zat besi. Oleh karena
itu, para dokter biasanya menyarankan perempuan yang dinyatakan positif hamil
untuk minum susu secara berkala. "Ini juga membantu mengurangi mual atau
muntah saat hamil muda," tambahnya.
Sedangkan kalsium, setiap hari harus diminum sebanyak 600-2.000 mg. Jumlah
tersebut untuk mencegah terjadinya pre-eklampsia (salah satu gangguan
kehamilan, Red.). "Sehingga tingkat keracunan selama hamil juga dapat
ditekan," lanjut dokter spesialis kebidanan dan kandungan RSU Haji
Surabaya. Berbeda dengan zat besi, pemberian tambahan kalsium paling diperlukan
ketika usia kehamilan lima bulan. Sebab, pada saat
tersebut, pembentukan janin sudah menuju ke arah kesempurnaan. "Pertumbuhannya
sudah mulai cepat dan diringi dengan gerakan," ungkapnya.
Unsur mineral lain yang tak kalah pentingnya adalah asam folat. Dari beberapa
penelitian yang dikeluarkan oleh instansi kesehatan menyebutkan, asam folat
ternyata berperan penting pada pembentukan organ bayi. Kekurangan mineral ini
akan membuat bayi lahir cacat. Seperti, bayi lahir tanpa tempurung kepala, meningoensepalokel
juga, spina bifida. "Sehingga konsumsi mineral ini sedang digalakkan,
meskipun ada juga yang masih belum sepakat," tambah wakil direktur
pelayanan RSU Haji ini.
Untuk mencegah terjadinya kelainan bawaan pada bayi, Soekamto menyarankan agar
ibu yang sedang mempersiapkan kehamilannya, minum asam folat terlebih dahulu. Jadi,
bahan ini diminum sejak sebelum hamil. Untuk tiap harinya, dibutuhkan asam
folat sebanyak 400 mikrogram. Dan mineral ini dibutuhkan hingga usia kehamilan
12 minggu.
"Tidak ada efek samping. Tapi, bagus sebagai upaya preventif," tambahnya.
Nutrisi ketiga yang dibutuhkan ibu hamil adalah AA dan DHA. Menurut Soekamto,
DHA mulai dibutuhkan ketika usia kehamilan enam bulan. "Mulai enam bulan
telah terjadi proses myelinisasi otak," tambahnya.
Oleh karena itu, sebaiknya nutrisi ini diberikan hingga bayi lahir sampai
berusia dua tahun. Maksudnya, agar perkembangan otak bayi juga terbentuk
sempurna. Harapannya, bayi akan tumbuh sehat, normal dan cerdas
Susu tanpa air
Pilihan susu untuk ibu hamil yang ada di pasaran memang cukup banyak. Ibu disarankan
lebih teliti dalam memilih susu yang hendak dikonsumsi. "Sebab, ada
kemungkinan mengalami alergi atau ketidakcocokan," kata dari Soekamto
SpOG. Untuk itu, sebelum memilih susu sebaiknya konsultasi lebih dulu ke
dokter. Ini untuk menghindari terjadinya kemungkinan yang terburuk. "Salah
satu efek negatifnya adalah mengalami diare," lanjutnya.
Biasanya, alergi sering dialami perempuan yang minum susu sapi. Tapi, ini bukan
untuk mendiskreditkan susu dari hewan. "Ada beberapa orang yang memang
tidak bisa jika minum susu sapi," katanya. Untuk pasien tersebut, biasanya
dokter menyarankan untuk minum susu dari protein nabati. "Yaitu yang
berbahan baku kacang hijau," tambahnya. Untuk kedua susu tersebut, tidak
ada perbedaan bahan yang terkandung. Hanya protein nya saja yang berbeda. Satu
dari protein hewani, lainnya nabati.
Selain minum susu nabati, dokter juga menyarankan minum susu kering. Maksudnya,
susu dikonsumsi tanpa dicampur air. "Ini untuk mencegah rasa ingin muntah
atau mual," kata Soekamto. Tindakan ini juga sesuai dengan prinsip pemberian susu yang
tidak boleh banyak air dan lemak. Hanya sebagai variasi pilih warna dan rasa
yang berbeda atau
disenangi. "Sehingga tidak ada masalah pemberian dengan air atau kering,"
lanjutnya. (Indo Pos/sara)
|
|
Google Search
Untuk pencarian melalui Google, ketik kata kunci misalnya sukuk, mudarabah, islamic finance, halal frozen food, halal market, dan lain-lain :
Iklan Baris
# MUTIARA CATERING Melayani Bandung & sekitarnya
Office Lunch Box, Meeting, Buka Bersama, Aqiqah, Reuni, Wisuda, Prom Night, Pelatihan, Seminar dan kebutuhan sajian anda
Melayani rantangan untuk rumahan dan kostan Kontak: 0888-603-4082 klik Mutiara Catering # Butik Baju Hamil & Baju Menyusui MomsMiracle.Com
Menjual Pakaian Hamil dan Menyusui Lengkap. Bisa untuk Pesta, Kerja atau Santai.
Hubungi: Ati Wicaksono Citra Raya Tangerang Indonesia 14710 Telepon: 021-71694918 MomsMiracle.Com # ABRING CHIPS Melayani dalam dan luar negeri partai besar, ekspor & eceran
Kripik nangka, mangga, nanas, rambutan, salak, apel, semangka dll
Aneka kripik gurih kualitas tinggi Ceker, paru, belut, lele, usus, gendar, kentang, afghan pedes dll
Abon Sapi Super rasa manis, pedes Abon Lele Super manis, pedes, bawang
Kontak:0888-603-4082 klik Abring Chips |
|