|
Tuesday, 05 August 2008 |
Halal Guide -- Bagaimana sejarah plasenta yang lebih kita kenal dengan ari-ari ada dalam kosmetika yang ada di pasaran ? Penggunaan uterus (plasenta) ekstraks sebagai salah satu ingredien dalam kosmetika pertama kali dikenalkan pada tahun 1940- an. Saat itu produsen mempromosikan produk yang mengandung plasenta tersebut sebagai suatu produk yang memiliki keunggulan, memberikan efek hormonal seperti menstimulasi pertumbuhan jaringan dan menghilangkan kerutan di wajah.
Penggunaan plasenta ekstraks kembali mencuat pada era tahun 70-an. Sejarah itu dimulai ketika tahun 70- an terjadi perjanjian komersial antara Cuba dan Perancis. Saat itu Cuba mengekspor ke Meriux Laboratorium di Perancis, plasenta manusia sebanyak 40 ton pertahunnya. Pada saat yang sama, Dr Carlos Miyares Cao, yang merupakan ahli dalam Gynecology, Obstetric dan Farmakologi dan juga seorang professor dari Medical School , Universitas Cuba , Havana melakukan penelitian serta menemukan suatu bahan yang dapat merangsang aktivitas pigmentasi kulit saat ia mempelajari metabolisme dari plasenta hidup di laboratoriumnya.
Bahan yang ada dalam plasenta tersebut diketahui dapat mengatasi penyakit kulit yang disebut sebagai vitiligo. Karenanya berdasarkan penemuan tersebut, maka pada tahun 1980-1982 ekspor plasenta manusia ke Perancis dihentikan. Saat itulah Kuba memulai memproduksi suatu obat baru yang dikenal sebagai Melagenina yang merupakan obat yang didistribusikan hanya melalui resep.
Pemanfaatan plasenta manusia sebagai ingredien kosmetika di Placental Histotherapi center tersebut , dimulai dari tahun 1992 hingga 1994. Melalui lembaga tersebut Dr Carlos Miyares Cao dan timnya membuktikan bahwa plasenta manusia memberikan efek yang cukup besar dalam mengurangi proses penuaan sel. Pada periode tersebut jenis-jenis kosmetika yang di introdusir adalah krem amniotic kollagen, hair conditioner, facial tonic, cleaning milk dan bioactive dermal soap.
Budaya yang memuja Plasenta.
Beda bangsa , daerah dan suku beda pula penanganannya terhadap keberadaan ari-ari atau plasenta yang hadir ketika persalinan terjadi. Dalam dunia pengobatan barat, plasenta dianggap tidak lebih dari sekedar buangan rumah sakit, tapi mengakui adanya penanganan khusus yang diberlakukan di berbagai belahan dunia.
Penghormatan terhadap plasenta adalah merupakan symbol kehidupan, semangat dan suatu kebebasan. Bahkan beberapa kalangan memasak dan mengkonsumsi plasenta tersebut saat merayakan suatu kelahiran.
Diantara suku Navajo Indian barat daya, menjadi suatu kebiasaan untuk menguburkan plasenta bayi di keempat sudut kuburan keluarga yang dianggap mulia, sebagai suatu pengikat tanah leluhur dan masyarakat . Sementara suku Maori di Selandia Baru memiliki tradisi yang sama yaitu menguburkan plasenta di tanah yang masih belum tercemar. Dalam bahasa asli Maori kata untuk tanah dan plasenta tersebut adalah :whenua (baca: venua).
Suku pedalaman Bolivian Aymara dan Queche meyakini bahwa plasenta memiliki spirit tersendiri. Karenanya seorang suami harus memperlakukan plasenta tersebut dengan mencuci dan menguburkannya pada tempat yang terlindung dan tersembunyi. Jika ritual tersebut tidak dilakukan secara benar, keyakinan mereka adalah ibu atau bayi akan menjadi sakit atau bahkan mati.
Suku Ibo di Negiria dan Ghana memperlakukan plasenta sebagai kembaran dari bayi yang hidup, sementara plasenta tersebut adalah kembaran yang mati. Sehingga harus dikuburkan dengan ritual tertentu. Lain lagi di Filipina, plasenta dikuburkan dengan berbagai macam buku oleh ibunya. Ini suatu pengharapan bahwa kelak bayinya akan tumbuh menjadi anak yang pintar . Kondisi Filipina ternyata tidak berbeda jauh dengan beberapa masyarakat yang ada di Indonesia, dimana mereka menguburkan plasenta dilengkapi dengan buku, pensil dengan maksud agar kelak anak yang dilahirkan tersebut menjadi anak yang pintar.
Ironis lagi di Vietnam dan China plasenta disiapkan untuk dikonsumsi oleh ibu yang habis melahirkan. Masyarakat china dan Vietnam mempercayai , bahwa ibu yang baru melahirkan seharusnya merebus sendiri plasenta bayinya, kemudian dijadikan kaldu dan meminumnya untuk memperbaiki kualitas ASI nya.
Apa itu Plasenta?
Plasenta adalah organ yang berbentuk vascular yang berkembang didalam uterus selama kehamilan. Merupakan penghubung antara kebutuhan janin calon bayi dengan ibunya. Karenanya plasenta merupakan bahan yang kandungan nutrisinya sangat kaya. Plasenta ada setelah proses persalinan atau melahirkan. Mengandung hormon yang dapat menstimulasi jaringan pertumbuhan yang kemudian di klaim mampu menghilangkan kerutan jika digunakan sebagai bahan kosmetika.
Plasenta dapat berasal dari hewan (mamalia) seperti sapi, kambing ,babi dan manusia. Plasenta berfungsi sebagai penghubung antara kebutuhan janin dengan si ibu. Plasenta mengandung larutan amniotic dan kolagen. Larutan amniotic adalah cairan /larutan yang berfungsi melindungi calon fetus yang akan berkembang menjadi calon bayi dari bahaya fisik.
Fungsi Plasenta sebagai ingredien kosmetika
Kandungan nutrisinya yang tinggi membuat plasenta menjadi suatu bahan primadona. Plasenta dalam bentuk ekstraksnya berfungsi untuk membantu meningkatkan kemampuan kulit menyerap oksigen, menstimulir metabolisme sel dan meningkatkan reproduksi sel. Bahkan dalam suatu literature , dikatakan plasenta memiliki sifat immunostimulator. Masih terjadi perdebatan terhadap klaim produk yang mengandung plasenta, bahwa belum ada bukti jika plasenta ekstrak mampu mencegah kerusakan yang diakibatkan oleh sinar UV, melindungi polusi, melawan infeksi. Karenanya tanpa dokumentasi yang valid, FDA mengarahkan untuk menghentikan klaim bahwa plasenta mengandung sejumlah hormon penting termasuk estrogen dan progesterone serta memiliki sifat anti aging
FDA menganggap bahwa untuk mengklaim sebagai anti aging , maka produk tersebut sudah ditujukan sebagai suatu “obat”, karenanya FDA mensyaratkan jumlah yang sangat tepat (precise) untuk vitamin dan hormon yang di cantumkan dalam label tersebut. Hal tersebut merupakan suatu kesempatan bagi FDA untuk menghentikan iklan yang menyesatkan, sehingga produk-produk yang mengandung plasenta ekstrak hanyalah sebagai sumber protein, yang digunakan untuk kosmetika, bukan sebagai suatu pengobatan (theurapetic).
(bersambung) |
|
Google Search
Untuk pencarian melalui Google, ketik kata kunci misalnya sukuk, mudarabah, islamic finance, halal frozen food, halal market, dan lain-lain :
Iklan Baris
# MUTIARA CATERING Melayani Bandung & sekitarnya
Office Lunch Box, Meeting, Buka Bersama, Aqiqah, Reuni, Wisuda, Prom Night, Pelatihan, Seminar dan kebutuhan sajian anda
Melayani rantangan untuk rumahan dan kostan Kontak: 0888-603-4082 klik Mutiara Catering # Butik Baju Hamil & Baju Menyusui MomsMiracle.Com
Menjual Pakaian Hamil dan Menyusui Lengkap. Bisa untuk Pesta, Kerja atau Santai.
Hubungi: Ati Wicaksono Citra Raya Tangerang Indonesia 14710 Telepon: 021-71694918 MomsMiracle.Com # ABRING CHIPS Melayani dalam dan luar negeri partai besar, ekspor & eceran
Kripik nangka, mangga, nanas, rambutan, salak, apel, semangka dll
Aneka kripik gurih kualitas tinggi Ceker, paru, belut, lele, usus, gendar, kentang, afghan pedes dll
Abon Sapi Super rasa manis, pedes Abon Lele Super manis, pedes, bawang
Kontak:0888-603-4082 klik Abring Chips |
|