<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Kumpulan Fatwa Dewan Syariah Nasional MUI</title>
	<atom:link href="http://www.halalguide.info/2010/01/13/kumpulan-fatwa-dewan-syariah-nasional-mui/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.halalguide.info/2010/01/13/kumpulan-fatwa-dewan-syariah-nasional-mui/</link>
	<description>Your Guide to Islamic Life Style</description>
	<lastBuildDate>Sat, 29 May 2010 13:58:46 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Haryo Bendil</title>
		<link>http://www.halalguide.info/2010/01/13/kumpulan-fatwa-dewan-syariah-nasional-mui/comment-page-1/#comment-747</link>
		<dc:creator>Haryo Bendil</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Mar 2010 09:22:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.halalguide.info/?p=729#comment-747</guid>
		<description>Ass Wr Wb

Saya mau tanya, seandainya Bank Syariah bekerja sama dengan perusahaan asuransi dan kemudian perusahaan tersebut memberikan management fee (ujroh ??) kepada Bank atas booking asuransi oleh nasabah, bolehkah Bank mengakui sebagai pendapatan non operasional (bukan pendapatan non halal)
Pertimbangannya adalah :
1. Kerja sama antara Bank dan asuransi adalah kerja
   sama komersil (tijaroh).
2. Dari sisi asuransi, biaya management fee yang
   dikeluarkan tak ubahnya biaya marketing sehingga
   lazim atau sah-sah saja dibayarkan.

Demikian mohon penjelasannya. 

Wass
Cak Bendil</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ass Wr Wb</p>
<p>Saya mau tanya, seandainya Bank Syariah bekerja sama dengan perusahaan asuransi dan kemudian perusahaan tersebut memberikan management fee (ujroh ??) kepada Bank atas booking asuransi oleh nasabah, bolehkah Bank mengakui sebagai pendapatan non operasional (bukan pendapatan non halal)<br />
Pertimbangannya adalah :<br />
1. Kerja sama antara Bank dan asuransi adalah kerja<br />
   sama komersil (tijaroh).<br />
2. Dari sisi asuransi, biaya management fee yang<br />
   dikeluarkan tak ubahnya biaya marketing sehingga<br />
   lazim atau sah-sah saja dibayarkan.</p>
<p>Demikian mohon penjelasannya. </p>
<p>Wass<br />
Cak Bendil</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Dwi Suwiknyo</title>
		<link>http://www.halalguide.info/2010/01/13/kumpulan-fatwa-dewan-syariah-nasional-mui/comment-page-1/#comment-636</link>
		<dc:creator>Dwi Suwiknyo</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Jan 2010 18:10:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.halalguide.info/?p=729#comment-636</guid>
		<description>Mau bertanya : apa perbedaan mendasar antara fatwa DSN no.42 dan 54 ?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mau bertanya : apa perbedaan mendasar antara fatwa DSN no.42 dan 54 ?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
