<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Antara Susu Bubuk dan Cair</title>
	<atom:link href="http://www.halalguide.info/2009/05/30/antara-susu-bubuk-dan-cair/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.halalguide.info/2009/05/30/antara-susu-bubuk-dan-cair/</link>
	<description>Your Guide to Islamic Life Style</description>
	<lastBuildDate>Sat, 29 May 2010 13:58:46 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1</generator>
	<item>
		<title>By: umi kalsum</title>
		<link>http://www.halalguide.info/2009/05/30/antara-susu-bubuk-dan-cair/comment-page-1/#comment-827</link>
		<dc:creator>umi kalsum</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Apr 2010 11:21:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.halalguide.info/?p=570#comment-827</guid>
		<description>setuju klo susu bukan nutrisi protein yang wajib untuk anak2, sekarang aja harga susu yang sering nongol di tv makin ga masuk akal bikin stres para orang tua. padahal tau aja kandungan susu terbaik hanya susu yang alami. gerakan back to natour memang harus di gerakan lagi oleh pemerintah indonesia.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>setuju klo susu bukan nutrisi protein yang wajib untuk anak2, sekarang aja harga susu yang sering nongol di tv makin ga masuk akal bikin stres para orang tua. padahal tau aja kandungan susu terbaik hanya susu yang alami. gerakan back to natour memang harus di gerakan lagi oleh pemerintah indonesia.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Bayu Susanto</title>
		<link>http://www.halalguide.info/2009/05/30/antara-susu-bubuk-dan-cair/comment-page-1/#comment-304</link>
		<dc:creator>Bayu Susanto</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Jun 2009 01:43:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.halalguide.info/?p=570#comment-304</guid>
		<description>Saya setuju dengan komentar bagian terakhir dengan alasan susu sapi ya hanya baik untuk sapi..makanya kalo mau anak2 manusia menjadi sehat berikanlah susu manusia alias ASI sesuai petunjuk Rasul yang mulia hingga anak berumur 2 tahun..Wallahu&#039;alam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya setuju dengan komentar bagian terakhir dengan alasan susu sapi ya hanya baik untuk sapi..makanya kalo mau anak2 manusia menjadi sehat berikanlah susu manusia alias ASI sesuai petunjuk Rasul yang mulia hingga anak berumur 2 tahun..Wallahu&#8217;alam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: pujohari</title>
		<link>http://www.halalguide.info/2009/05/30/antara-susu-bubuk-dan-cair/comment-page-1/#comment-299</link>
		<dc:creator>pujohari</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Jun 2009 05:46:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.halalguide.info/?p=570#comment-299</guid>
		<description>Assalamuálaikum wr wb...
Mohon diulas lebih lengkap terkait perkembangan terbaru bahwa WHO tidak lagi memakai konsep empat sehat lima sempurna, sehingga susu sekarang ditempatkan sejajar dengan sumber protein lainnya. Sepanjang yang saya tahu, jika demikian harus ada pemahaman ulang pada masyarakat supaya susu dikonsumsi seimbang dengan sumber protein lainnya. Hal ini juga mengingat karena gencarnya iklan susu sehingga mulai timbul persepsi umum bahwa susu adalah segalanya (apalagi susu anak).
Padahal kabar terbaru saya membaca, ada kecenderungan konsumsi susu (sapi) berindikasi mengurangi kalsium karena untuk mencerna protein susu tersebut. Hal ini karena komposisi protein:posphorus susu sapi (1,3:1) di bawah komposisi ideal (2:1). Disebutkan bahwa negara dengan konsumsi susu sangat tinggi, cenderung tingkat osteoporosisnya tinggi. Wallahu a&#039;lam...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamuálaikum wr wb&#8230;<br />
Mohon diulas lebih lengkap terkait perkembangan terbaru bahwa WHO tidak lagi memakai konsep empat sehat lima sempurna, sehingga susu sekarang ditempatkan sejajar dengan sumber protein lainnya. Sepanjang yang saya tahu, jika demikian harus ada pemahaman ulang pada masyarakat supaya susu dikonsumsi seimbang dengan sumber protein lainnya. Hal ini juga mengingat karena gencarnya iklan susu sehingga mulai timbul persepsi umum bahwa susu adalah segalanya (apalagi susu anak).<br />
Padahal kabar terbaru saya membaca, ada kecenderungan konsumsi susu (sapi) berindikasi mengurangi kalsium karena untuk mencerna protein susu tersebut. Hal ini karena komposisi protein:posphorus susu sapi (1,3:1) di bawah komposisi ideal (2:1). Disebutkan bahwa negara dengan konsumsi susu sangat tinggi, cenderung tingkat osteoporosisnya tinggi. Wallahu a&#8217;lam&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

