<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Kehalalan Vaksin</title>
	<atom:link href="http://www.halalguide.info/2009/05/04/kehalalan-vaksin/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.halalguide.info/2009/05/04/kehalalan-vaksin/</link>
	<description>Your Guide to Islamic Life Style</description>
	<lastBuildDate>Fri, 12 Mar 2010 04:53:34 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: muslimah</title>
		<link>http://www.halalguide.info/2009/05/04/kehalalan-vaksin/comment-page-1/#comment-698</link>
		<dc:creator>muslimah</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Feb 2010 15:08:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.halalguide.info/?p=511#comment-698</guid>
		<description>memang sedih mndgar kabar2 yg krang enak ttg vaksin ini. bg ima, vaksin rubella yg diambil semasa di darjah 6 x bgos. jka dktakan ibu yang tdak cucuk vaksin ini akan mlahirkan bayi yg cacat seolah-olah mereka mngatakan ima cacat kerna ibu ima sndri tdak mnagmbilnya dan tiada seorang pon keponakan serta kakak apa adek yang cacat bila dlahirkan... jadi, kta harus lawan ... fight 4 islam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>memang sedih mndgar kabar2 yg krang enak ttg vaksin ini. bg ima, vaksin rubella yg diambil semasa di darjah 6 x bgos. jka dktakan ibu yang tdak cucuk vaksin ini akan mlahirkan bayi yg cacat seolah-olah mereka mngatakan ima cacat kerna ibu ima sndri tdak mnagmbilnya dan tiada seorang pon keponakan serta kakak apa adek yang cacat bila dlahirkan&#8230; jadi, kta harus lawan &#8230; fight 4 islam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: enny</title>
		<link>http://www.halalguide.info/2009/05/04/kehalalan-vaksin/comment-page-1/#comment-665</link>
		<dc:creator>enny</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Feb 2010 04:05:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.halalguide.info/?p=511#comment-665</guid>
		<description>&lt;blockquote cite=&quot;#commentbody-664&quot;&gt;
&lt;strong&gt;&lt;a href=&quot;#comment-664&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;enny&lt;/a&gt; :&lt;/strong&gt;
terima kasih atas tanggapan saudara Fanny. Saya da 3 kali dan 2 kali menyusui kedua anak saya secara ekslusif. Tantanan terbesar saya adalah menghadapi ibu kandung saya yang terlalu mengatur pola makan saya pasca melahirkan. Dari pengalaman anak pertama saya, ternyata jamu jawa tidak mempengaruhi produksi asi saya, dengan pantangan yang makan serba kering (tanpa sayur berkuah), mengakibatkan air susu saya tidak keluar selama 2 minggu. setelah semua pantangan dari ibu saya langgar, alhamdulillah susu saya keluar dengan deras, karena ternyata lambung saya tidak kuat dengan berbagai ramuan jamu jawa yang kental dan pahit.. pengalaman saya ini saya sosialisasikan ke teman-teman yan beru melahirkan karena saya yakin makanan yang sesuai dengan selera kita dan memenuhi kandungan serat akan memperlancar asi saya.. Saya juga ingin menghimbau kepa&lt;blockquote cite=&quot;#commentbody-664&quot;&gt;
&lt;strong&gt;&lt;a href=&quot;#comment-664&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;enny&lt;/a&gt; :&lt;/strong&gt;
terima kasih atas tanggapan saudara Fanny. Saya da 3 kali dan 2 kali menyusui kedua anak saya secara ekslusif. Tantanan terbesar saya adalah menghadapi ibu kandung saya yang terlalu mengatur pola makan saya pasca melahirkan. Dari pengalaman anak pertama saya, ternyata jamu jawa tidak mempengaruhi produksi asi saya, dengan pantangan yang makan serba kering (tanpa sayur berkuah), mengakibatkan air susu saya tidak keluar selama 2 minggu. setelah semua pantangan dari ibu saya langgar, alhamdulillah susu saya keluar dengan deras, karena ternyata lambung saya tidak kuat dengan berbagai ramuan jamu jawa yang kental dan pahit.. pengalaman saya ini saya sosialisasikan ke teman-teman yan beru melahirkan karena saya yakin makanan yang sesuai dengan selera kita dan memenuhi kandungan serat akan memperlancar asi saya..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<blockquote cite="#commentbody-664"><p>
<strong><a href="#comment-664" rel="nofollow">enny</a> :</strong><br />
terima kasih atas tanggapan saudara Fanny. Saya da 3 kali dan 2 kali menyusui kedua anak saya secara ekslusif. Tantanan terbesar saya adalah menghadapi ibu kandung saya yang terlalu mengatur pola makan saya pasca melahirkan. Dari pengalaman anak pertama saya, ternyata jamu jawa tidak mempengaruhi produksi asi saya, dengan pantangan yang makan serba kering (tanpa sayur berkuah), mengakibatkan air susu saya tidak keluar selama 2 minggu. setelah semua pantangan dari ibu saya langgar, alhamdulillah susu saya keluar dengan deras, karena ternyata lambung saya tidak kuat dengan berbagai ramuan jamu jawa yang kental dan pahit.. pengalaman saya ini saya sosialisasikan ke teman-teman yan beru melahirkan karena saya yakin makanan yang sesuai dengan selera kita dan memenuhi kandungan serat akan memperlancar asi saya.. Saya juga ingin menghimbau kepa<br />
<blockquote cite="#commentbody-664">
<strong><a href="#comment-664" rel="nofollow">enny</a> :</strong><br />
terima kasih atas tanggapan saudara Fanny. Saya da 3 kali dan 2 kali menyusui kedua anak saya secara ekslusif. Tantanan terbesar saya adalah menghadapi ibu kandung saya yang terlalu mengatur pola makan saya pasca melahirkan. Dari pengalaman anak pertama saya, ternyata jamu jawa tidak mempengaruhi produksi asi saya, dengan pantangan yang makan serba kering (tanpa sayur berkuah), mengakibatkan air susu saya tidak keluar selama 2 minggu. setelah semua pantangan dari ibu saya langgar, alhamdulillah susu saya keluar dengan deras, karena ternyata lambung saya tidak kuat dengan berbagai ramuan jamu jawa yang kental dan pahit.. pengalaman saya ini saya sosialisasikan ke teman-teman yan beru melahirkan karena saya yakin makanan yang sesuai dengan selera kita dan memenuhi kandungan serat akan memperlancar asi saya..</p></blockquote>
</blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: enny</title>
		<link>http://www.halalguide.info/2009/05/04/kehalalan-vaksin/comment-page-1/#comment-664</link>
		<dc:creator>enny</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Feb 2010 03:37:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.halalguide.info/?p=511#comment-664</guid>
		<description>terima kasih atas tanggapan saudara Fanny. Saya da 3 kali dan 2 kali menyusui kedua anak saya secara ekslusif. Tantanan terbesar saya adalah menghadapi ibu kandung saya yang terlalu mengatur pola makan saya pasca melahirkan. Dari pengalaman anak pertama saya, ternyata jamu jawa tidak mempengaruhi produksi asi saya, dengan pantangan yang makan serba kering (tanpa sayur berkuah), mengakibatkan air susu saya tidak keluar selama 2 minggu. setelah semua pantangan dari ibu saya langgar, alhamdulillah susu saya keluar dengan deras, karena ternyata lambung saya tidak kuat dengan berbagai ramuan jamu jawa yang kental dan pahit.. pengalaman saya ini saya sosialisasikan ke teman-teman yan beru melahirkan karena saya yakin makanan yang sesuai dengan selera kita dan memenuhi kandungan serat akan memperlancar asi saya.. Saya juga ingin menghimau kepada</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>terima kasih atas tanggapan saudara Fanny. Saya da 3 kali dan 2 kali menyusui kedua anak saya secara ekslusif. Tantanan terbesar saya adalah menghadapi ibu kandung saya yang terlalu mengatur pola makan saya pasca melahirkan. Dari pengalaman anak pertama saya, ternyata jamu jawa tidak mempengaruhi produksi asi saya, dengan pantangan yang makan serba kering (tanpa sayur berkuah), mengakibatkan air susu saya tidak keluar selama 2 minggu. setelah semua pantangan dari ibu saya langgar, alhamdulillah susu saya keluar dengan deras, karena ternyata lambung saya tidak kuat dengan berbagai ramuan jamu jawa yang kental dan pahit.. pengalaman saya ini saya sosialisasikan ke teman-teman yan beru melahirkan karena saya yakin makanan yang sesuai dengan selera kita dan memenuhi kandungan serat akan memperlancar asi saya.. Saya juga ingin menghimau kepada</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: fanny</title>
		<link>http://www.halalguide.info/2009/05/04/kehalalan-vaksin/comment-page-1/#comment-663</link>
		<dc:creator>fanny</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Feb 2010 08:24:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.halalguide.info/?p=511#comment-663</guid>
		<description>saya tahu info ummu dari teman yang kebetulan menerapkan antivaksinasi kepada kedua anaknya. saya pikir itu adalah pilihan, seperti halnya masuk surga, itu adalah pilihan. info yang ada membuka pikiran saya. saya pikir penelitian terhadap vasin bukan dilakukan setahun dua tahun,dan sebelum disebarluaskan kepada masyarakat, tentunya sudah melalui banyak screening dari pihak terkait yang tentu saja mempunyai ilmu pengetahuan dan kewenangan yang apabila ada keganjilan atau keanehan atau kecenderungan yang merugikan, telah terantisipasi oleh mereka tersebut. jadi, apabila sekarang ada fakta mengenai ini, kemana mereka? tak cukupkah pajak yang dikumpulkan untuk membayar jasa mereka?
saya mempunyai anak umur 2,3 tahun, dan sedang hamil lagi. saya hidup di desa yang lumayan welcome dengan kemajuan2. tapi yang saya temui, mengajak menyusui ekslusif saja sulitnya luar biasa, bukan hanya saya tapi bidan setempat juga. alasannya karena adat. jadi rupanya, adat &quot;mutih&quot; pada ibu yang baru melahirkan masih berlaku. maka asinya hambar tanpa gizi, maka bayinya kekurangan gizi, kemudian bayi yang baru lahir pun diberi makan pisang supaya berhenti nangis. akibatnya.. bayi tersebut tumbuh dengan penyakit yang diciptakan orang tuanya sejak bayi. 
nah, menghimbau asi eksklusif saja susah, apalagi mnenjelaskan tentang vaksinasi halal dan vaksinasi haram. 
bagaimana tanggapan ummu?terimakasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya tahu info ummu dari teman yang kebetulan menerapkan antivaksinasi kepada kedua anaknya. saya pikir itu adalah pilihan, seperti halnya masuk surga, itu adalah pilihan. info yang ada membuka pikiran saya. saya pikir penelitian terhadap vasin bukan dilakukan setahun dua tahun,dan sebelum disebarluaskan kepada masyarakat, tentunya sudah melalui banyak screening dari pihak terkait yang tentu saja mempunyai ilmu pengetahuan dan kewenangan yang apabila ada keganjilan atau keanehan atau kecenderungan yang merugikan, telah terantisipasi oleh mereka tersebut. jadi, apabila sekarang ada fakta mengenai ini, kemana mereka? tak cukupkah pajak yang dikumpulkan untuk membayar jasa mereka?<br />
saya mempunyai anak umur 2,3 tahun, dan sedang hamil lagi. saya hidup di desa yang lumayan welcome dengan kemajuan2. tapi yang saya temui, mengajak menyusui ekslusif saja sulitnya luar biasa, bukan hanya saya tapi bidan setempat juga. alasannya karena adat. jadi rupanya, adat &#8220;mutih&#8221; pada ibu yang baru melahirkan masih berlaku. maka asinya hambar tanpa gizi, maka bayinya kekurangan gizi, kemudian bayi yang baru lahir pun diberi makan pisang supaya berhenti nangis. akibatnya.. bayi tersebut tumbuh dengan penyakit yang diciptakan orang tuanya sejak bayi.<br />
nah, menghimbau asi eksklusif saja susah, apalagi mnenjelaskan tentang vaksinasi halal dan vaksinasi haram.<br />
bagaimana tanggapan ummu?terimakasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: enny</title>
		<link>http://www.halalguide.info/2009/05/04/kehalalan-vaksin/comment-page-1/#comment-662</link>
		<dc:creator>enny</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Feb 2010 04:51:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.halalguide.info/?p=511#comment-662</guid>
		<description>saya adalah ibu rumah tangga dengan 3 orang anak, dan 1 orang meninggal ketika lahir. anak pertama saya berumur 6.5 tahun dan anak ketiga saya berumur 6 bulan. kedua anak saya tidak pernah saya vaksin, karena saya tahu komposisi kandungan vaksin dari selembaran. dan alhmadulillah anak saya yang pertama tumbuh sehat dan pernah juga terserang penyakit anak-anak misalnya cacar air, campak dan diptheri. Tetapi menskipun demikian dia tumbuh menjadi anak yang pintar dan sehat.. kadang saya ingin mensosialisasikan kandungan yang ada  di vaksin tetapi saya kuatir hal ini berdampak buruk bagi saya dan anak-anak saya..BETULKAH LANGKAH YANG TELAH SAYA AMBIL.....????? mohon masukannya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya adalah ibu rumah tangga dengan 3 orang anak, dan 1 orang meninggal ketika lahir. anak pertama saya berumur 6.5 tahun dan anak ketiga saya berumur 6 bulan. kedua anak saya tidak pernah saya vaksin, karena saya tahu komposisi kandungan vaksin dari selembaran. dan alhmadulillah anak saya yang pertama tumbuh sehat dan pernah juga terserang penyakit anak-anak misalnya cacar air, campak dan diptheri. Tetapi menskipun demikian dia tumbuh menjadi anak yang pintar dan sehat.. kadang saya ingin mensosialisasikan kandungan yang ada  di vaksin tetapi saya kuatir hal ini berdampak buruk bagi saya dan anak-anak saya..BETULKAH LANGKAH YANG TELAH SAYA AMBIL&#8230;..????? mohon masukannya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: zahroh</title>
		<link>http://www.halalguide.info/2009/05/04/kehalalan-vaksin/comment-page-1/#comment-613</link>
		<dc:creator>zahroh</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Jan 2010 03:57:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.halalguide.info/?p=511#comment-613</guid>
		<description>Vaksinasi atau yang lebih sering disebut dengan imunisasi adalah pemberian suatu vaksin ke dalam tubuh seseorang untuk memberikan kekebalan terhadap penyakit tertentu. Pada 1977, WHO memulai program imunisasi di Indonesia yang disebut Program Pengembangan Imunisasi (PPI).</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Vaksinasi atau yang lebih sering disebut dengan imunisasi adalah pemberian suatu vaksin ke dalam tubuh seseorang untuk memberikan kekebalan terhadap penyakit tertentu. Pada 1977, WHO memulai program imunisasi di Indonesia yang disebut Program Pengembangan Imunisasi (PPI).</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: zahroh</title>
		<link>http://www.halalguide.info/2009/05/04/kehalalan-vaksin/comment-page-1/#comment-603</link>
		<dc:creator>zahroh</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Jan 2010 13:48:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.halalguide.info/?p=511#comment-603</guid>
		<description>Aww. ibunda Hj.ummu salamah yg dimuliakan Allah SWT, afw ananda ingn brtny apkh sm imunisasi dgn vaksinasi?cz dr bku2 yg ananda bc vksinasi dn imnsasi itu sm. tp stlh sy dpnjmkn bku ttg &#039;panduan imnusasi di indonesia&#039;bhw kdua hal trsbut memliki mkna yg brbda.tlg djlskn ya bu, sykron wa jzkmuLloh ahsanal jaza</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Aww. ibunda Hj.ummu salamah yg dimuliakan Allah SWT, afw ananda ingn brtny apkh sm imunisasi dgn vaksinasi?cz dr bku2 yg ananda bc vksinasi dn imnsasi itu sm. tp stlh sy dpnjmkn bku ttg &#8216;panduan imnusasi di indonesia&#8217;bhw kdua hal trsbut memliki mkna yg brbda.tlg djlskn ya bu, sykron wa jzkmuLloh ahsanal jaza</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Hj.UmmU Salamah, SH.Hajjam</title>
		<link>http://www.halalguide.info/2009/05/04/kehalalan-vaksin/comment-page-1/#comment-475</link>
		<dc:creator>Hj.UmmU Salamah, SH.Hajjam</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Sep 2009 18:11:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.halalguide.info/?p=511#comment-475</guid>
		<description>Di Pertengahan bulan Ramadha kemarin saya sempat di undang diskusi oleh beberapa dokter dan seorang peneliti &quot;Madu Propolis&quot; dimana penelitian pembuatan madu peopolis ini dengan penelitian dan riset serta uji klinis dari UGM., ternyata mampu sembuhkan berbagai penyakit. Yang saya tertarik ternyata ketika saya bertanya tentang &quot; pernahkah bapak suntikan madu propolis ini ke tubuh bapak?&quot; Jawabanya pernah bu.. langsung ke tangan kiri saya, dan efeknya sangat bagus. Jadi saya yakin ini bisa di pakai sebagai pengganti vaksin.Tinggal bagian farmasi untuk segera mengaplikasikannya.

Madu peopolis ini sudah di teliti dan teruji klinis, dengan team  Peneliti FK UGM dan juga telah di uji praklinik oleh tema penguji LPPT UGM.Pada prinsipnya madu propolis tersebut dapat diandalkan sebagai IMUNOMODULATOR yang handal untuk berbagai virus dan bakteri. Hasil uji yang sudah tuntas adalah untuk DB, DM, Ca, HIV,kanker payudara, juga baik untuk gagal ginjal, jantung koroner, menaikan Hb, Eritrosit, trombositopenia.

Tapi dengan adanya penemuan ini, bukan berarti vaksin ini terus di paksakan, walaupun halal dan toyiban. tapi jadikanlah ini suatu pilihan. Bukankah orang yang sehat bisa langsung meminum madu, habatusauda, sari kurma, ataupun sari buah dan sayuran yang mampu menjaga kesehatan tubuh.Karena tetap pada prinsipnya Allah telah memberikan tentara alami dalam tubuh manusia agar mampu melawan virus/bakteri dari luar. Dengan syarat, makan yang halal lagi baik, ( QS Albaqarah :168), berprilaku sex yang halal, hidup mencari nafkah dengan cara yang halal. sehingga kesehatan masyarakat terjamin, karena di jaga oleh Allah. Jadi ketika kita mengikuti aturan Allah, aturan pencipta, maka Allah pasti menolong kita.

Jadi tinggal sekarang kemauan dan kepedulian dari pemerintah tentang penemuan oleh seorang Ahli dari Indonesia ini, mau di gunakan ato tidak.
Orang Indonesia itu pintar-pintar, tinggal pemerintah ini, mau menolong rakyat atau terus patuh tunduk kepada penjajah.

Mau berjuang tunduk kepada Allah dengan pengorbanan harta dan nyawa, ato tetap mempertahankan uang dan jabatan hidup enak, diatas penderitaan rakyat, mengorbankan harta,darah, dan air mata rakyat di belenggu oleh ketundukan kepada penjajah.Dan di paksa untuk ingkar kepada Allah. Itu saja kok..pilihannya..jadi kita dari pihak rakyat, sangat mendambakan para pejabat yang soleh dan solehah untuk menyelamatkan rakyat.

Alhamdulillah,produknya dalam bentuk botol sudah dapat di beli, dan tersedia.Bila berminat silahkan hubungi saya : 081398665033.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Di Pertengahan bulan Ramadha kemarin saya sempat di undang diskusi oleh beberapa dokter dan seorang peneliti &#8220;Madu Propolis&#8221; dimana penelitian pembuatan madu peopolis ini dengan penelitian dan riset serta uji klinis dari UGM., ternyata mampu sembuhkan berbagai penyakit. Yang saya tertarik ternyata ketika saya bertanya tentang &#8221; pernahkah bapak suntikan madu propolis ini ke tubuh bapak?&#8221; Jawabanya pernah bu.. langsung ke tangan kiri saya, dan efeknya sangat bagus. Jadi saya yakin ini bisa di pakai sebagai pengganti vaksin.Tinggal bagian farmasi untuk segera mengaplikasikannya.</p>
<p>Madu peopolis ini sudah di teliti dan teruji klinis, dengan team  Peneliti FK UGM dan juga telah di uji praklinik oleh tema penguji LPPT UGM.Pada prinsipnya madu propolis tersebut dapat diandalkan sebagai IMUNOMODULATOR yang handal untuk berbagai virus dan bakteri. Hasil uji yang sudah tuntas adalah untuk DB, DM, Ca, HIV,kanker payudara, juga baik untuk gagal ginjal, jantung koroner, menaikan Hb, Eritrosit, trombositopenia.</p>
<p>Tapi dengan adanya penemuan ini, bukan berarti vaksin ini terus di paksakan, walaupun halal dan toyiban. tapi jadikanlah ini suatu pilihan. Bukankah orang yang sehat bisa langsung meminum madu, habatusauda, sari kurma, ataupun sari buah dan sayuran yang mampu menjaga kesehatan tubuh.Karena tetap pada prinsipnya Allah telah memberikan tentara alami dalam tubuh manusia agar mampu melawan virus/bakteri dari luar. Dengan syarat, makan yang halal lagi baik, ( QS Albaqarah :168), berprilaku sex yang halal, hidup mencari nafkah dengan cara yang halal. sehingga kesehatan masyarakat terjamin, karena di jaga oleh Allah. Jadi ketika kita mengikuti aturan Allah, aturan pencipta, maka Allah pasti menolong kita.</p>
<p>Jadi tinggal sekarang kemauan dan kepedulian dari pemerintah tentang penemuan oleh seorang Ahli dari Indonesia ini, mau di gunakan ato tidak.<br />
Orang Indonesia itu pintar-pintar, tinggal pemerintah ini, mau menolong rakyat atau terus patuh tunduk kepada penjajah.</p>
<p>Mau berjuang tunduk kepada Allah dengan pengorbanan harta dan nyawa, ato tetap mempertahankan uang dan jabatan hidup enak, diatas penderitaan rakyat, mengorbankan harta,darah, dan air mata rakyat di belenggu oleh ketundukan kepada penjajah.Dan di paksa untuk ingkar kepada Allah. Itu saja kok..pilihannya..jadi kita dari pihak rakyat, sangat mendambakan para pejabat yang soleh dan solehah untuk menyelamatkan rakyat.</p>
<p>Alhamdulillah,produknya dalam bentuk botol sudah dapat di beli, dan tersedia.Bila berminat silahkan hubungi saya : 081398665033.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Hj.UmmU Salamah, SH.Hajjam</title>
		<link>http://www.halalguide.info/2009/05/04/kehalalan-vaksin/comment-page-1/#comment-474</link>
		<dc:creator>Hj.UmmU Salamah, SH.Hajjam</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Sep 2009 17:20:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.halalguide.info/?p=511#comment-474</guid>
		<description>Wswrwb. Selamat Lebaran, Mohon maaf lahir bathin. ini ada info, untuk umat muslim dan masyarakat umum.

WASPADA VAKSINASI TERHADAP MANUSIA &amp; HEWAN TERNAK

Kewaspadaan terhadap semua strategi kafir menghancurkan Islam , harus di imbangi pula oleh strategi untuk membangkitkan dan mengokohkan Islam.

Perjalanan Safari Ramadhan yang saya dan keluarga lakukan , mendapat informasi langsung di lapangan, akan beberapa strategi pengerusakan masyarakat yang saya catat sudah terus ber jalan di masyarakat.

1. Pelaksanaan Imunisasi yang terus menerus di desa-desa. Aparat desa ibu-ibu posiandu banyak yang belum paham tentang pengerusakan generasi, baik calon pengantin, ibu hamil, balita , anak sekolah hingga calon jemaah haji yang terus di gencarkan. Daerah yang saya kunjungi dan sempat saya dawahkan tentang kejahatan Imunisasi adalah, di Pengalengan, bandung ( dalam rangka bakti sosial gempa bumi), di Kuta agung, cilacap, dan sukabumi, lebih banyak ibu2 dan bapak2 yang belum paham tentang bahaya imuinisasi. Dan banyak terjadi cedera vaksin kepada generasi kita.

* Hal ini tidak dapat di anggap sepele/ di abaikan dan membiarkan hanya segelintir orang yang mendawahkan tentang kejahatan vaksinasi ini. Tolong di pertimbangkan segera oleh para ulama para ustad dan ustadzah tentang pentingnya bahasan ini agar segera mendawahkannya ke seluruh Indonesia.. ini sangat berbahaya jika tidak di upayakan secara bersama-sama.

2. Informasi tentang gencarnya penyuluhan tentang tanggap Flu Burung di desa-desa yang banyak terdapat peternakan ayam di Jawa barat, Limbangan, Malangbong, Gentong, Nagreg, dll. yang di lakukan oleh USAID &amp;CBAIC. Yang sudah berjalan sejak bulan January 2009.

Penyuluhan ini ber isi tentang tata cara memvaksin unggas (ayam), untuk menghidarkan flu burung, membersihkan lingkungan, dll. di dahului oleh pembacaan Al Quran dan hadis, setelahnya setiap kelompok yang hadir mendapat amplop sebesar Rp 20.000,- biasanya berkisar 30 orang. Seorang anggota penyuluh mengaku dari Muhammadiah. setelah selesai acara penyuluhan di akhiri dengan acara dangdutan. dengan mengundang artis ibukota di sinyalir dana yang terkucur sekitar 1 milyar.

Untuk dapat di pahami, bahwa cara memberi pakan ayam negeri adalah dari campuran dedak dan darah sapi. Suntikan hormonpun disinyalir dari hormon babi ( mohon di cek/di teliti kembali). Jadi pengerusakan kepada hewan ternak melalui pakan yang haram dan obatan yang haram terus di lakukan, dampaknya adalah kepada umat Islam.. Memakan Ayam yang terkontaminasi hormon babi dan zat beracun, menimbulkan banyak penyakit di masyarakat. Lalu bagaimana akan datang perolongan Allah bila umat muslim terus memakan makanan yang di ragukan kehalalan dan ketoyiban nya?

Seharusnya ada penggalangan masa dari Peternakan yang menggunakan obatan herbal dan pakan yang halalan toyiban untuk Ayam potong. Untuk mengadakan penyuluhan tandingan mementahkan proyek USAID dan CBAIC yg merusak masyarakat. Sehingga masyarakat terselamatkan.

3. Sekitar 2 bulan yll, saya mendapat Informasi dari saudara2 para penghijamah, kedokteran Rasulullah, di Bekasi, Bogor, Bandung, terdapat pesawat terbang yang membawa cemistray, penyakit yang di sebar lewat udara.. yang banyak akibatkan flu dan demam dimana-mana (di TV gencar berita tentang flu BABI). Pada tanggal 19 Agustus 2009, saya mendengar berita di Radio Elsinta bahwa WHO akan menurunkan vaksin flu Babi kira-kira 5 sd 6 bulan lagi. Artinya kita perlu waspada akan kemungkinan di sebarkannya kembali virus melalui udara. Dan penawaran akan vaksin flu babi yang di berikan kepada masyarakat secara gratis (Utk yng tidak mampu) maupun di beli dengan harga mahal di RS terkenal, yang di siarkan melalui media masa seperti Tv, ataupun Radio. Karena ini adalah bisnis sekaligus penyebaran virus dan benda haram kedalam tubuh manusia.

* Artinya masyarakat jangan tertipu. karena yang seharusnya di lakukan adalah pencegahan/ prefentif ataupun pengobatan/ kuratif harus di upayakan dengan cara Rasulullah, dari sekarang. makan yang halal lagi Baik. Baik menurut Allah yang Alami bukuan yang Instan-instan, memakai pengawet, perasa, pewarna kimia sintetis, pestisida dll. Gunakan obatan herbal, Habatusauda, madu, minyak zaitun, sayur dan buah . Laksanakan Hijamah/bekam 1 bulan sekali. Selalu berzikir agar darah yang berputar dalam tubuh di penuhi lafaz Allah, sehingga mampu bertempur melawan penyakit/virus dari luar.

Antisipasi ini harus segera di lakukan agar masyarakat terselamatkan. Semoga informasi ini dapat membuat kita waspada. dan ini bukan menakut-nakuti tetapi suatu bentuk kewaspadaan yang harus di tingkatkan oleh kita umat Islam pada kususnya dan seluruh masyarakat pada umumnya.

Penduduk dunia sedang dalam proses pengurangan populasi dari yang berjumlah kira2 6 Milyar orang, menjadi 500 juta orang saja, dan yang 500 juta orang saja adalah orang kafir. Yang lain muslim adalah target.

Jadi tidak ada lagi waktu istirahat sekarang, kita bejuang ,belajar dan berkarya terus dalam hitungan detik, berjuang Untuk Islam adalah untuk menyelamatkan manusia alam dan kehidupan. Berjuang tegakkan Hukum Allah adalah satu-satunya jalan umat Islam untuk kembali memimpin dunia. Tegakkan Syariah dan Khilafah adalah tugas seluruh umat muslim di dunia.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wswrwb. Selamat Lebaran, Mohon maaf lahir bathin. ini ada info, untuk umat muslim dan masyarakat umum.</p>
<p>WASPADA VAKSINASI TERHADAP MANUSIA &amp; HEWAN TERNAK</p>
<p>Kewaspadaan terhadap semua strategi kafir menghancurkan Islam , harus di imbangi pula oleh strategi untuk membangkitkan dan mengokohkan Islam.</p>
<p>Perjalanan Safari Ramadhan yang saya dan keluarga lakukan , mendapat informasi langsung di lapangan, akan beberapa strategi pengerusakan masyarakat yang saya catat sudah terus ber jalan di masyarakat.</p>
<p>1. Pelaksanaan Imunisasi yang terus menerus di desa-desa. Aparat desa ibu-ibu posiandu banyak yang belum paham tentang pengerusakan generasi, baik calon pengantin, ibu hamil, balita , anak sekolah hingga calon jemaah haji yang terus di gencarkan. Daerah yang saya kunjungi dan sempat saya dawahkan tentang kejahatan Imunisasi adalah, di Pengalengan, bandung ( dalam rangka bakti sosial gempa bumi), di Kuta agung, cilacap, dan sukabumi, lebih banyak ibu2 dan bapak2 yang belum paham tentang bahaya imuinisasi. Dan banyak terjadi cedera vaksin kepada generasi kita.</p>
<p>* Hal ini tidak dapat di anggap sepele/ di abaikan dan membiarkan hanya segelintir orang yang mendawahkan tentang kejahatan vaksinasi ini. Tolong di pertimbangkan segera oleh para ulama para ustad dan ustadzah tentang pentingnya bahasan ini agar segera mendawahkannya ke seluruh Indonesia.. ini sangat berbahaya jika tidak di upayakan secara bersama-sama.</p>
<p>2. Informasi tentang gencarnya penyuluhan tentang tanggap Flu Burung di desa-desa yang banyak terdapat peternakan ayam di Jawa barat, Limbangan, Malangbong, Gentong, Nagreg, dll. yang di lakukan oleh USAID &amp;CBAIC. Yang sudah berjalan sejak bulan January 2009.</p>
<p>Penyuluhan ini ber isi tentang tata cara memvaksin unggas (ayam), untuk menghidarkan flu burung, membersihkan lingkungan, dll. di dahului oleh pembacaan Al Quran dan hadis, setelahnya setiap kelompok yang hadir mendapat amplop sebesar Rp 20.000,- biasanya berkisar 30 orang. Seorang anggota penyuluh mengaku dari Muhammadiah. setelah selesai acara penyuluhan di akhiri dengan acara dangdutan. dengan mengundang artis ibukota di sinyalir dana yang terkucur sekitar 1 milyar.</p>
<p>Untuk dapat di pahami, bahwa cara memberi pakan ayam negeri adalah dari campuran dedak dan darah sapi. Suntikan hormonpun disinyalir dari hormon babi ( mohon di cek/di teliti kembali). Jadi pengerusakan kepada hewan ternak melalui pakan yang haram dan obatan yang haram terus di lakukan, dampaknya adalah kepada umat Islam.. Memakan Ayam yang terkontaminasi hormon babi dan zat beracun, menimbulkan banyak penyakit di masyarakat. Lalu bagaimana akan datang perolongan Allah bila umat muslim terus memakan makanan yang di ragukan kehalalan dan ketoyiban nya?</p>
<p>Seharusnya ada penggalangan masa dari Peternakan yang menggunakan obatan herbal dan pakan yang halalan toyiban untuk Ayam potong. Untuk mengadakan penyuluhan tandingan mementahkan proyek USAID dan CBAIC yg merusak masyarakat. Sehingga masyarakat terselamatkan.</p>
<p>3. Sekitar 2 bulan yll, saya mendapat Informasi dari saudara2 para penghijamah, kedokteran Rasulullah, di Bekasi, Bogor, Bandung, terdapat pesawat terbang yang membawa cemistray, penyakit yang di sebar lewat udara.. yang banyak akibatkan flu dan demam dimana-mana (di TV gencar berita tentang flu BABI). Pada tanggal 19 Agustus 2009, saya mendengar berita di Radio Elsinta bahwa WHO akan menurunkan vaksin flu Babi kira-kira 5 sd 6 bulan lagi. Artinya kita perlu waspada akan kemungkinan di sebarkannya kembali virus melalui udara. Dan penawaran akan vaksin flu babi yang di berikan kepada masyarakat secara gratis (Utk yng tidak mampu) maupun di beli dengan harga mahal di RS terkenal, yang di siarkan melalui media masa seperti Tv, ataupun Radio. Karena ini adalah bisnis sekaligus penyebaran virus dan benda haram kedalam tubuh manusia.</p>
<p>* Artinya masyarakat jangan tertipu. karena yang seharusnya di lakukan adalah pencegahan/ prefentif ataupun pengobatan/ kuratif harus di upayakan dengan cara Rasulullah, dari sekarang. makan yang halal lagi Baik. Baik menurut Allah yang Alami bukuan yang Instan-instan, memakai pengawet, perasa, pewarna kimia sintetis, pestisida dll. Gunakan obatan herbal, Habatusauda, madu, minyak zaitun, sayur dan buah . Laksanakan Hijamah/bekam 1 bulan sekali. Selalu berzikir agar darah yang berputar dalam tubuh di penuhi lafaz Allah, sehingga mampu bertempur melawan penyakit/virus dari luar.</p>
<p>Antisipasi ini harus segera di lakukan agar masyarakat terselamatkan. Semoga informasi ini dapat membuat kita waspada. dan ini bukan menakut-nakuti tetapi suatu bentuk kewaspadaan yang harus di tingkatkan oleh kita umat Islam pada kususnya dan seluruh masyarakat pada umumnya.</p>
<p>Penduduk dunia sedang dalam proses pengurangan populasi dari yang berjumlah kira2 6 Milyar orang, menjadi 500 juta orang saja, dan yang 500 juta orang saja adalah orang kafir. Yang lain muslim adalah target.</p>
<p>Jadi tidak ada lagi waktu istirahat sekarang, kita bejuang ,belajar dan berkarya terus dalam hitungan detik, berjuang Untuk Islam adalah untuk menyelamatkan manusia alam dan kehidupan. Berjuang tegakkan Hukum Allah adalah satu-satunya jalan umat Islam untuk kembali memimpin dunia. Tegakkan Syariah dan Khilafah adalah tugas seluruh umat muslim di dunia.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: awam</title>
		<link>http://www.halalguide.info/2009/05/04/kehalalan-vaksin/comment-page-1/#comment-445</link>
		<dc:creator>awam</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Sep 2009 13:44:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.halalguide.info/?p=511#comment-445</guid>
		<description>ass.wr.wb.
bagaimana kita harus ambil yg halal buang haram, sedangkan indonsia bukan negara islam, artinya ya tidak haram atau halal toh nilainya sama saja, dus terbuat dari apasaja kalau pemerintah menganjurkan kita harus nurut kalo tidak ya subersi dulu kalo sekarang ya teroris kasarnya, ikut aja apa yang disuguhkan pemerintah NKRI selama kita di negri NKRI, anda ingin ibadahnya diterima oleh Allah ya ikuti Allah, Jangan hidup di negara skuler, mau masuk surga terus kemana ya......?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ass.wr.wb.<br />
bagaimana kita harus ambil yg halal buang haram, sedangkan indonsia bukan negara islam, artinya ya tidak haram atau halal toh nilainya sama saja, dus terbuat dari apasaja kalau pemerintah menganjurkan kita harus nurut kalo tidak ya subersi dulu kalo sekarang ya teroris kasarnya, ikut aja apa yang disuguhkan pemerintah NKRI selama kita di negri NKRI, anda ingin ibadahnya diterima oleh Allah ya ikuti Allah, Jangan hidup di negara skuler, mau masuk surga terus kemana ya&#8230;&#8230;?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
