<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Kehalalan Vaksin</title>
	<atom:link href="http://www.halalguide.info/2009/05/04/kehalalan-vaksin/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.halalguide.info/2009/05/04/kehalalan-vaksin/</link>
	<description>Your Guide to Islamic Life Style</description>
	<lastBuildDate>Sat, 29 May 2010 13:58:46 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1</generator>
	<item>
		<title>By: DokterP</title>
		<link>http://www.halalguide.info/2009/05/04/kehalalan-vaksin/comment-page-1/#comment-855</link>
		<dc:creator>DokterP</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 May 2010 01:05:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.halalguide.info/?p=511#comment-855</guid>
		<description>Miris juga mendengar kabar2 tentang vaksin vaksin yang beredar dindonesia.Dengan penduduk indonesia yang mayoritas muslim,bagaimana nasib anak anak kita jikalau benar vaksin yang diberikan ternyata mengandung barang haram.Mudah mudahan apa yang dikatakan saudara edwin benar benar terjadi dan kita tidak usah was was lagi,dengan kehalalan vaksin diindonesia.amin</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Miris juga mendengar kabar2 tentang vaksin vaksin yang beredar dindonesia.Dengan penduduk indonesia yang mayoritas muslim,bagaimana nasib anak anak kita jikalau benar vaksin yang diberikan ternyata mengandung barang haram.Mudah mudahan apa yang dikatakan saudara edwin benar benar terjadi dan kita tidak usah was was lagi,dengan kehalalan vaksin diindonesia.amin</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: merry</title>
		<link>http://www.halalguide.info/2009/05/04/kehalalan-vaksin/comment-page-1/#comment-821</link>
		<dc:creator>merry</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Apr 2010 05:59:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.halalguide.info/?p=511#comment-821</guid>
		<description>Semenjak saya dan anak juga keluarga rutin mengonsumsi sari korma, Alhamdulillah, gak pernah sakit2an. anak saya sudah tdk pernah ke dokter lagi dan InsyaAlloh utk calon bayi ke-2 saya akan saya putuskan dengan vaksin sari kurma n habatusauda... org dulu tanpa vaksin umurnya panjang2 krn pola makannya tdk aneh2 dan sehat jg gaya hidupnya yg sederhana...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Semenjak saya dan anak juga keluarga rutin mengonsumsi sari korma, Alhamdulillah, gak pernah sakit2an. anak saya sudah tdk pernah ke dokter lagi dan InsyaAlloh utk calon bayi ke-2 saya akan saya putuskan dengan vaksin sari kurma n habatusauda&#8230; org dulu tanpa vaksin umurnya panjang2 krn pola makannya tdk aneh2 dan sehat jg gaya hidupnya yg sederhana&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: muslimah</title>
		<link>http://www.halalguide.info/2009/05/04/kehalalan-vaksin/comment-page-1/#comment-698</link>
		<dc:creator>muslimah</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Feb 2010 15:08:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.halalguide.info/?p=511#comment-698</guid>
		<description>memang sedih mndgar kabar2 yg krang enak ttg vaksin ini. bg ima, vaksin rubella yg diambil semasa di darjah 6 x bgos. jka dktakan ibu yang tdak cucuk vaksin ini akan mlahirkan bayi yg cacat seolah-olah mereka mngatakan ima cacat kerna ibu ima sndri tdak mnagmbilnya dan tiada seorang pon keponakan serta kakak apa adek yang cacat bila dlahirkan... jadi, kta harus lawan ... fight 4 islam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>memang sedih mndgar kabar2 yg krang enak ttg vaksin ini. bg ima, vaksin rubella yg diambil semasa di darjah 6 x bgos. jka dktakan ibu yang tdak cucuk vaksin ini akan mlahirkan bayi yg cacat seolah-olah mereka mngatakan ima cacat kerna ibu ima sndri tdak mnagmbilnya dan tiada seorang pon keponakan serta kakak apa adek yang cacat bila dlahirkan&#8230; jadi, kta harus lawan &#8230; fight 4 islam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: enny</title>
		<link>http://www.halalguide.info/2009/05/04/kehalalan-vaksin/comment-page-1/#comment-665</link>
		<dc:creator>enny</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Feb 2010 04:05:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.halalguide.info/?p=511#comment-665</guid>
		<description>&lt;blockquote cite=&quot;#commentbody-664&quot;&gt;
&lt;strong&gt;&lt;a href=&quot;#comment-664&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;enny&lt;/a&gt; :&lt;/strong&gt;
terima kasih atas tanggapan saudara Fanny. Saya da 3 kali dan 2 kali menyusui kedua anak saya secara ekslusif. Tantanan terbesar saya adalah menghadapi ibu kandung saya yang terlalu mengatur pola makan saya pasca melahirkan. Dari pengalaman anak pertama saya, ternyata jamu jawa tidak mempengaruhi produksi asi saya, dengan pantangan yang makan serba kering (tanpa sayur berkuah), mengakibatkan air susu saya tidak keluar selama 2 minggu. setelah semua pantangan dari ibu saya langgar, alhamdulillah susu saya keluar dengan deras, karena ternyata lambung saya tidak kuat dengan berbagai ramuan jamu jawa yang kental dan pahit.. pengalaman saya ini saya sosialisasikan ke teman-teman yan beru melahirkan karena saya yakin makanan yang sesuai dengan selera kita dan memenuhi kandungan serat akan memperlancar asi saya.. Saya juga ingin menghimbau kepa&lt;blockquote cite=&quot;#commentbody-664&quot;&gt;
&lt;strong&gt;&lt;a href=&quot;#comment-664&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;enny&lt;/a&gt; :&lt;/strong&gt;
terima kasih atas tanggapan saudara Fanny. Saya da 3 kali dan 2 kali menyusui kedua anak saya secara ekslusif. Tantanan terbesar saya adalah menghadapi ibu kandung saya yang terlalu mengatur pola makan saya pasca melahirkan. Dari pengalaman anak pertama saya, ternyata jamu jawa tidak mempengaruhi produksi asi saya, dengan pantangan yang makan serba kering (tanpa sayur berkuah), mengakibatkan air susu saya tidak keluar selama 2 minggu. setelah semua pantangan dari ibu saya langgar, alhamdulillah susu saya keluar dengan deras, karena ternyata lambung saya tidak kuat dengan berbagai ramuan jamu jawa yang kental dan pahit.. pengalaman saya ini saya sosialisasikan ke teman-teman yan beru melahirkan karena saya yakin makanan yang sesuai dengan selera kita dan memenuhi kandungan serat akan memperlancar asi saya..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<blockquote cite="#commentbody-664"><p>
<strong><a href="#comment-664" rel="nofollow">enny</a> :</strong><br />
terima kasih atas tanggapan saudara Fanny. Saya da 3 kali dan 2 kali menyusui kedua anak saya secara ekslusif. Tantanan terbesar saya adalah menghadapi ibu kandung saya yang terlalu mengatur pola makan saya pasca melahirkan. Dari pengalaman anak pertama saya, ternyata jamu jawa tidak mempengaruhi produksi asi saya, dengan pantangan yang makan serba kering (tanpa sayur berkuah), mengakibatkan air susu saya tidak keluar selama 2 minggu. setelah semua pantangan dari ibu saya langgar, alhamdulillah susu saya keluar dengan deras, karena ternyata lambung saya tidak kuat dengan berbagai ramuan jamu jawa yang kental dan pahit.. pengalaman saya ini saya sosialisasikan ke teman-teman yan beru melahirkan karena saya yakin makanan yang sesuai dengan selera kita dan memenuhi kandungan serat akan memperlancar asi saya.. Saya juga ingin menghimbau kepa<br />
<blockquote cite="#commentbody-664">
<strong><a href="#comment-664" rel="nofollow">enny</a> :</strong><br />
terima kasih atas tanggapan saudara Fanny. Saya da 3 kali dan 2 kali menyusui kedua anak saya secara ekslusif. Tantanan terbesar saya adalah menghadapi ibu kandung saya yang terlalu mengatur pola makan saya pasca melahirkan. Dari pengalaman anak pertama saya, ternyata jamu jawa tidak mempengaruhi produksi asi saya, dengan pantangan yang makan serba kering (tanpa sayur berkuah), mengakibatkan air susu saya tidak keluar selama 2 minggu. setelah semua pantangan dari ibu saya langgar, alhamdulillah susu saya keluar dengan deras, karena ternyata lambung saya tidak kuat dengan berbagai ramuan jamu jawa yang kental dan pahit.. pengalaman saya ini saya sosialisasikan ke teman-teman yan beru melahirkan karena saya yakin makanan yang sesuai dengan selera kita dan memenuhi kandungan serat akan memperlancar asi saya..</p></blockquote>
</blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: enny</title>
		<link>http://www.halalguide.info/2009/05/04/kehalalan-vaksin/comment-page-1/#comment-664</link>
		<dc:creator>enny</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Feb 2010 03:37:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.halalguide.info/?p=511#comment-664</guid>
		<description>terima kasih atas tanggapan saudara Fanny. Saya da 3 kali dan 2 kali menyusui kedua anak saya secara ekslusif. Tantanan terbesar saya adalah menghadapi ibu kandung saya yang terlalu mengatur pola makan saya pasca melahirkan. Dari pengalaman anak pertama saya, ternyata jamu jawa tidak mempengaruhi produksi asi saya, dengan pantangan yang makan serba kering (tanpa sayur berkuah), mengakibatkan air susu saya tidak keluar selama 2 minggu. setelah semua pantangan dari ibu saya langgar, alhamdulillah susu saya keluar dengan deras, karena ternyata lambung saya tidak kuat dengan berbagai ramuan jamu jawa yang kental dan pahit.. pengalaman saya ini saya sosialisasikan ke teman-teman yan beru melahirkan karena saya yakin makanan yang sesuai dengan selera kita dan memenuhi kandungan serat akan memperlancar asi saya.. Saya juga ingin menghimau kepada</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>terima kasih atas tanggapan saudara Fanny. Saya da 3 kali dan 2 kali menyusui kedua anak saya secara ekslusif. Tantanan terbesar saya adalah menghadapi ibu kandung saya yang terlalu mengatur pola makan saya pasca melahirkan. Dari pengalaman anak pertama saya, ternyata jamu jawa tidak mempengaruhi produksi asi saya, dengan pantangan yang makan serba kering (tanpa sayur berkuah), mengakibatkan air susu saya tidak keluar selama 2 minggu. setelah semua pantangan dari ibu saya langgar, alhamdulillah susu saya keluar dengan deras, karena ternyata lambung saya tidak kuat dengan berbagai ramuan jamu jawa yang kental dan pahit.. pengalaman saya ini saya sosialisasikan ke teman-teman yan beru melahirkan karena saya yakin makanan yang sesuai dengan selera kita dan memenuhi kandungan serat akan memperlancar asi saya.. Saya juga ingin menghimau kepada</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: fanny</title>
		<link>http://www.halalguide.info/2009/05/04/kehalalan-vaksin/comment-page-1/#comment-663</link>
		<dc:creator>fanny</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Feb 2010 08:24:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.halalguide.info/?p=511#comment-663</guid>
		<description>saya tahu info ummu dari teman yang kebetulan menerapkan antivaksinasi kepada kedua anaknya. saya pikir itu adalah pilihan, seperti halnya masuk surga, itu adalah pilihan. info yang ada membuka pikiran saya. saya pikir penelitian terhadap vasin bukan dilakukan setahun dua tahun,dan sebelum disebarluaskan kepada masyarakat, tentunya sudah melalui banyak screening dari pihak terkait yang tentu saja mempunyai ilmu pengetahuan dan kewenangan yang apabila ada keganjilan atau keanehan atau kecenderungan yang merugikan, telah terantisipasi oleh mereka tersebut. jadi, apabila sekarang ada fakta mengenai ini, kemana mereka? tak cukupkah pajak yang dikumpulkan untuk membayar jasa mereka?
saya mempunyai anak umur 2,3 tahun, dan sedang hamil lagi. saya hidup di desa yang lumayan welcome dengan kemajuan2. tapi yang saya temui, mengajak menyusui ekslusif saja sulitnya luar biasa, bukan hanya saya tapi bidan setempat juga. alasannya karena adat. jadi rupanya, adat &quot;mutih&quot; pada ibu yang baru melahirkan masih berlaku. maka asinya hambar tanpa gizi, maka bayinya kekurangan gizi, kemudian bayi yang baru lahir pun diberi makan pisang supaya berhenti nangis. akibatnya.. bayi tersebut tumbuh dengan penyakit yang diciptakan orang tuanya sejak bayi. 
nah, menghimbau asi eksklusif saja susah, apalagi mnenjelaskan tentang vaksinasi halal dan vaksinasi haram. 
bagaimana tanggapan ummu?terimakasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya tahu info ummu dari teman yang kebetulan menerapkan antivaksinasi kepada kedua anaknya. saya pikir itu adalah pilihan, seperti halnya masuk surga, itu adalah pilihan. info yang ada membuka pikiran saya. saya pikir penelitian terhadap vasin bukan dilakukan setahun dua tahun,dan sebelum disebarluaskan kepada masyarakat, tentunya sudah melalui banyak screening dari pihak terkait yang tentu saja mempunyai ilmu pengetahuan dan kewenangan yang apabila ada keganjilan atau keanehan atau kecenderungan yang merugikan, telah terantisipasi oleh mereka tersebut. jadi, apabila sekarang ada fakta mengenai ini, kemana mereka? tak cukupkah pajak yang dikumpulkan untuk membayar jasa mereka?<br />
saya mempunyai anak umur 2,3 tahun, dan sedang hamil lagi. saya hidup di desa yang lumayan welcome dengan kemajuan2. tapi yang saya temui, mengajak menyusui ekslusif saja sulitnya luar biasa, bukan hanya saya tapi bidan setempat juga. alasannya karena adat. jadi rupanya, adat &#8220;mutih&#8221; pada ibu yang baru melahirkan masih berlaku. maka asinya hambar tanpa gizi, maka bayinya kekurangan gizi, kemudian bayi yang baru lahir pun diberi makan pisang supaya berhenti nangis. akibatnya.. bayi tersebut tumbuh dengan penyakit yang diciptakan orang tuanya sejak bayi.<br />
nah, menghimbau asi eksklusif saja susah, apalagi mnenjelaskan tentang vaksinasi halal dan vaksinasi haram.<br />
bagaimana tanggapan ummu?terimakasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: enny</title>
		<link>http://www.halalguide.info/2009/05/04/kehalalan-vaksin/comment-page-1/#comment-662</link>
		<dc:creator>enny</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Feb 2010 04:51:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.halalguide.info/?p=511#comment-662</guid>
		<description>saya adalah ibu rumah tangga dengan 3 orang anak, dan 1 orang meninggal ketika lahir. anak pertama saya berumur 6.5 tahun dan anak ketiga saya berumur 6 bulan. kedua anak saya tidak pernah saya vaksin, karena saya tahu komposisi kandungan vaksin dari selembaran. dan alhmadulillah anak saya yang pertama tumbuh sehat dan pernah juga terserang penyakit anak-anak misalnya cacar air, campak dan diptheri. Tetapi menskipun demikian dia tumbuh menjadi anak yang pintar dan sehat.. kadang saya ingin mensosialisasikan kandungan yang ada  di vaksin tetapi saya kuatir hal ini berdampak buruk bagi saya dan anak-anak saya..BETULKAH LANGKAH YANG TELAH SAYA AMBIL.....????? mohon masukannya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya adalah ibu rumah tangga dengan 3 orang anak, dan 1 orang meninggal ketika lahir. anak pertama saya berumur 6.5 tahun dan anak ketiga saya berumur 6 bulan. kedua anak saya tidak pernah saya vaksin, karena saya tahu komposisi kandungan vaksin dari selembaran. dan alhmadulillah anak saya yang pertama tumbuh sehat dan pernah juga terserang penyakit anak-anak misalnya cacar air, campak dan diptheri. Tetapi menskipun demikian dia tumbuh menjadi anak yang pintar dan sehat.. kadang saya ingin mensosialisasikan kandungan yang ada  di vaksin tetapi saya kuatir hal ini berdampak buruk bagi saya dan anak-anak saya..BETULKAH LANGKAH YANG TELAH SAYA AMBIL&#8230;..????? mohon masukannya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: zahroh</title>
		<link>http://www.halalguide.info/2009/05/04/kehalalan-vaksin/comment-page-1/#comment-613</link>
		<dc:creator>zahroh</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Jan 2010 03:57:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.halalguide.info/?p=511#comment-613</guid>
		<description>Vaksinasi atau yang lebih sering disebut dengan imunisasi adalah pemberian suatu vaksin ke dalam tubuh seseorang untuk memberikan kekebalan terhadap penyakit tertentu. Pada 1977, WHO memulai program imunisasi di Indonesia yang disebut Program Pengembangan Imunisasi (PPI).</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Vaksinasi atau yang lebih sering disebut dengan imunisasi adalah pemberian suatu vaksin ke dalam tubuh seseorang untuk memberikan kekebalan terhadap penyakit tertentu. Pada 1977, WHO memulai program imunisasi di Indonesia yang disebut Program Pengembangan Imunisasi (PPI).</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: zahroh</title>
		<link>http://www.halalguide.info/2009/05/04/kehalalan-vaksin/comment-page-1/#comment-603</link>
		<dc:creator>zahroh</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Jan 2010 13:48:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.halalguide.info/?p=511#comment-603</guid>
		<description>Aww. ibunda Hj.ummu salamah yg dimuliakan Allah SWT, afw ananda ingn brtny apkh sm imunisasi dgn vaksinasi?cz dr bku2 yg ananda bc vksinasi dn imnsasi itu sm. tp stlh sy dpnjmkn bku ttg &#039;panduan imnusasi di indonesia&#039;bhw kdua hal trsbut memliki mkna yg brbda.tlg djlskn ya bu, sykron wa jzkmuLloh ahsanal jaza</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Aww. ibunda Hj.ummu salamah yg dimuliakan Allah SWT, afw ananda ingn brtny apkh sm imunisasi dgn vaksinasi?cz dr bku2 yg ananda bc vksinasi dn imnsasi itu sm. tp stlh sy dpnjmkn bku ttg &#8216;panduan imnusasi di indonesia&#8217;bhw kdua hal trsbut memliki mkna yg brbda.tlg djlskn ya bu, sykron wa jzkmuLloh ahsanal jaza</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Hj.UmmU Salamah, SH.Hajjam</title>
		<link>http://www.halalguide.info/2009/05/04/kehalalan-vaksin/comment-page-1/#comment-475</link>
		<dc:creator>Hj.UmmU Salamah, SH.Hajjam</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Sep 2009 18:11:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.halalguide.info/?p=511#comment-475</guid>
		<description>Di Pertengahan bulan Ramadha kemarin saya sempat di undang diskusi oleh beberapa dokter dan seorang peneliti &quot;Madu Propolis&quot; dimana penelitian pembuatan madu peopolis ini dengan penelitian dan riset serta uji klinis dari UGM., ternyata mampu sembuhkan berbagai penyakit. Yang saya tertarik ternyata ketika saya bertanya tentang &quot; pernahkah bapak suntikan madu propolis ini ke tubuh bapak?&quot; Jawabanya pernah bu.. langsung ke tangan kiri saya, dan efeknya sangat bagus. Jadi saya yakin ini bisa di pakai sebagai pengganti vaksin.Tinggal bagian farmasi untuk segera mengaplikasikannya.

Madu peopolis ini sudah di teliti dan teruji klinis, dengan team  Peneliti FK UGM dan juga telah di uji praklinik oleh tema penguji LPPT UGM.Pada prinsipnya madu propolis tersebut dapat diandalkan sebagai IMUNOMODULATOR yang handal untuk berbagai virus dan bakteri. Hasil uji yang sudah tuntas adalah untuk DB, DM, Ca, HIV,kanker payudara, juga baik untuk gagal ginjal, jantung koroner, menaikan Hb, Eritrosit, trombositopenia.

Tapi dengan adanya penemuan ini, bukan berarti vaksin ini terus di paksakan, walaupun halal dan toyiban. tapi jadikanlah ini suatu pilihan. Bukankah orang yang sehat bisa langsung meminum madu, habatusauda, sari kurma, ataupun sari buah dan sayuran yang mampu menjaga kesehatan tubuh.Karena tetap pada prinsipnya Allah telah memberikan tentara alami dalam tubuh manusia agar mampu melawan virus/bakteri dari luar. Dengan syarat, makan yang halal lagi baik, ( QS Albaqarah :168), berprilaku sex yang halal, hidup mencari nafkah dengan cara yang halal. sehingga kesehatan masyarakat terjamin, karena di jaga oleh Allah. Jadi ketika kita mengikuti aturan Allah, aturan pencipta, maka Allah pasti menolong kita.

Jadi tinggal sekarang kemauan dan kepedulian dari pemerintah tentang penemuan oleh seorang Ahli dari Indonesia ini, mau di gunakan ato tidak.
Orang Indonesia itu pintar-pintar, tinggal pemerintah ini, mau menolong rakyat atau terus patuh tunduk kepada penjajah.

Mau berjuang tunduk kepada Allah dengan pengorbanan harta dan nyawa, ato tetap mempertahankan uang dan jabatan hidup enak, diatas penderitaan rakyat, mengorbankan harta,darah, dan air mata rakyat di belenggu oleh ketundukan kepada penjajah.Dan di paksa untuk ingkar kepada Allah. Itu saja kok..pilihannya..jadi kita dari pihak rakyat, sangat mendambakan para pejabat yang soleh dan solehah untuk menyelamatkan rakyat.

Alhamdulillah,produknya dalam bentuk botol sudah dapat di beli, dan tersedia.Bila berminat silahkan hubungi saya : 081398665033.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Di Pertengahan bulan Ramadha kemarin saya sempat di undang diskusi oleh beberapa dokter dan seorang peneliti &#8220;Madu Propolis&#8221; dimana penelitian pembuatan madu peopolis ini dengan penelitian dan riset serta uji klinis dari UGM., ternyata mampu sembuhkan berbagai penyakit. Yang saya tertarik ternyata ketika saya bertanya tentang &#8221; pernahkah bapak suntikan madu propolis ini ke tubuh bapak?&#8221; Jawabanya pernah bu.. langsung ke tangan kiri saya, dan efeknya sangat bagus. Jadi saya yakin ini bisa di pakai sebagai pengganti vaksin.Tinggal bagian farmasi untuk segera mengaplikasikannya.</p>
<p>Madu peopolis ini sudah di teliti dan teruji klinis, dengan team  Peneliti FK UGM dan juga telah di uji praklinik oleh tema penguji LPPT UGM.Pada prinsipnya madu propolis tersebut dapat diandalkan sebagai IMUNOMODULATOR yang handal untuk berbagai virus dan bakteri. Hasil uji yang sudah tuntas adalah untuk DB, DM, Ca, HIV,kanker payudara, juga baik untuk gagal ginjal, jantung koroner, menaikan Hb, Eritrosit, trombositopenia.</p>
<p>Tapi dengan adanya penemuan ini, bukan berarti vaksin ini terus di paksakan, walaupun halal dan toyiban. tapi jadikanlah ini suatu pilihan. Bukankah orang yang sehat bisa langsung meminum madu, habatusauda, sari kurma, ataupun sari buah dan sayuran yang mampu menjaga kesehatan tubuh.Karena tetap pada prinsipnya Allah telah memberikan tentara alami dalam tubuh manusia agar mampu melawan virus/bakteri dari luar. Dengan syarat, makan yang halal lagi baik, ( QS Albaqarah :168), berprilaku sex yang halal, hidup mencari nafkah dengan cara yang halal. sehingga kesehatan masyarakat terjamin, karena di jaga oleh Allah. Jadi ketika kita mengikuti aturan Allah, aturan pencipta, maka Allah pasti menolong kita.</p>
<p>Jadi tinggal sekarang kemauan dan kepedulian dari pemerintah tentang penemuan oleh seorang Ahli dari Indonesia ini, mau di gunakan ato tidak.<br />
Orang Indonesia itu pintar-pintar, tinggal pemerintah ini, mau menolong rakyat atau terus patuh tunduk kepada penjajah.</p>
<p>Mau berjuang tunduk kepada Allah dengan pengorbanan harta dan nyawa, ato tetap mempertahankan uang dan jabatan hidup enak, diatas penderitaan rakyat, mengorbankan harta,darah, dan air mata rakyat di belenggu oleh ketundukan kepada penjajah.Dan di paksa untuk ingkar kepada Allah. Itu saja kok..pilihannya..jadi kita dari pihak rakyat, sangat mendambakan para pejabat yang soleh dan solehah untuk menyelamatkan rakyat.</p>
<p>Alhamdulillah,produknya dalam bentuk botol sudah dapat di beli, dan tersedia.Bila berminat silahkan hubungi saya : 081398665033.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

