Home > Fatwa > Memakan Daging Kelinci

Memakan Daging Kelinci

March 23rd, 2009

rabbit2Keputusan Fatwa Majelis Ulama Indonesia Tentang Memakan daging kelinci. Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia dalam sidangnya di Jakarta pada tanggal 17 Jumadil Awal 1403 H, bertepatan dengan tanggal 12 Maret 1983 M.,  setelah:

Membaca:

  1. Surat permintaan Direktur Urusan Agama Islam Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam dan Urusan Haji Departemen Agama RI di Jakarta No : D 11 / 5 / HK. 03. 1 / 3647 / 1982 tanggal 27 November 1982 tentang daging kelinci.
  2. Surat Sekretaris Direktur Jenderal Peternakan Direktorat Jenderal Peternakan Departemen Pertanian RI. Di Jakarta No : 512 NIIb / E, tanggal 8 Juli 1982.

Memperhatikan:
Hadist-hadis Nabi sebagai berikut :
“Dari Anas, is berkata: Melintas di depan kami seekor kelinci di Marri Zahran, maka orang-orang mengejar dan menangkapnya, dan aku dapatinya, maka aku memberikan kepada Abu Talhah lalu disembelihnya. Dan is mengirim kepada Rasulullah kedua pahanya dan beliau menerimanya. “(Diriwayatkan oleh Jamaah—Nail al-Autarjus 7 hal. 137).

Menimbang :
Bahwa dalam upaya pemerintah untuk meratakan konsumsi protein hewani dan perbaikan gizi keluarga, serta menggalakkan pengembangan peternakan kelinci sedang sebagian terbesar masyarakat luas, khususnya masyarakat tani di pedesaan adalah Ummat Islam; Majelis Ulama Indonesia memandang perlu menetapkan hukum memakan daging kelinci.

MENETAPKAN

Memakan daging kelinci hukumnya halal.

Jakarta, 17 Jumadil Awal 1403 H / 02 Maret 1983 M

KOMISI FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA

Ketua Umum, Prof. K.H. IBRAHIM. H. LML.

Sekretaris Umum, H. MUSYTARI YUSUF, LA

Share and Enjoy:
  • Facebook
  • Digg
  • MySpace
  • del.icio.us
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • email
  • Furl
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • TwitThis
  • Yahoo! Buzz
Dengan memasukan alamat email dibawah ini, berarti anda akan dapat kiriman artikel terbaru dari halalguide.info di inbox anda:


admin Fatwa , ,

  1. May 19th, 2009 at 21:55 | #1

    Good info,jadi nggak ragu lagi makannya.

  2. teguhwi
    June 7th, 2009 at 14:22 | #2

    trimakasih banget ya dengan farwanya,cozz aku dulu pernah makan daging kelinci trus ada yang bilang dagingnya itu haram. waktu itu aku jadi binggung. tapi alhamdulillah aku sekarang jadi lega.

  3. June 24th, 2009 at 17:51 | #3

    Terima kasih atas informasi ini.

  4. Blixz
    December 5th, 2009 at 10:19 | #4

    kasihan tuh kelinci mending di budidayakan aja

  5. December 13th, 2009 at 19:02 | #5

    @Blixz
    he3,,trus setelah dibudidayakan diapaen…ntar jumlahnya tak karuan dunk.stuju dibudidayakan yang salah 1 tujuannya untuk sumber pangan.

  6. walyono
    January 12th, 2010 at 09:19 | #6

    Saya mau tanya: apakah susuk untuk kb itu halal?

  1. No trackbacks yet.