<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Seafood, tidak Selamanya dari Laut</title>
	<atom:link href="http://www.halalguide.info/2009/03/06/seafood-tidak-selamanya-dari-laut/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.halalguide.info/2009/03/06/seafood-tidak-selamanya-dari-laut/</link>
	<description>Your Guide to Islamic Life Style</description>
	<lastBuildDate>Sat, 29 May 2010 13:58:46 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1</generator>
	<item>
		<title>By: Mohamad Yusuf</title>
		<link>http://www.halalguide.info/2009/03/06/seafood-tidak-selamanya-dari-laut/comment-page-1/#comment-356</link>
		<dc:creator>Mohamad Yusuf</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Jul 2009 05:19:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.halalguide.info/?p=301#comment-356</guid>
		<description>Bagaimana Hukum Menu Lobster air tawar, mohon di beri penjelasan ???</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bagaimana Hukum Menu Lobster air tawar, mohon di beri penjelasan ???</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: tian</title>
		<link>http://www.halalguide.info/2009/03/06/seafood-tidak-selamanya-dari-laut/comment-page-1/#comment-116</link>
		<dc:creator>tian</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Mar 2009 14:43:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.halalguide.info/?p=301#comment-116</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum
Jazakallah Khairon Katsiron
maaf tapi kalau tidak ada pengumuman resmi dari mui atau pihak terkait umat muslim selamanya hanya akan menjadi korban dan kelinci percobaan, karena ini hubungannya dengan hukum islam dan pertanggungjawaban kita kelak di hari pembalasan, seharusnya info tidak ditutup-tutupi sebutkan rumah makan atau restoran tersebut karena sudah jelas tidak semua umat muslim indonesia membaca artikel ini apalagi awam internet, apa mungkin ada ketakutan menyebarkan informasi ini? bukankah kita seharusnya hanya takut kepada ALLAH SWT.
Wassalamu&#039;alaikum.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum<br />
Jazakallah Khairon Katsiron<br />
maaf tapi kalau tidak ada pengumuman resmi dari mui atau pihak terkait umat muslim selamanya hanya akan menjadi korban dan kelinci percobaan, karena ini hubungannya dengan hukum islam dan pertanggungjawaban kita kelak di hari pembalasan, seharusnya info tidak ditutup-tutupi sebutkan rumah makan atau restoran tersebut karena sudah jelas tidak semua umat muslim indonesia membaca artikel ini apalagi awam internet, apa mungkin ada ketakutan menyebarkan informasi ini? bukankah kita seharusnya hanya takut kepada ALLAH SWT.<br />
Wassalamu&#8217;alaikum.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ism.</title>
		<link>http://www.halalguide.info/2009/03/06/seafood-tidak-selamanya-dari-laut/comment-page-1/#comment-109</link>
		<dc:creator>Ism.</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Mar 2009 01:59:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.halalguide.info/?p=301#comment-109</guid>
		<description>Untuk tanya menanyai si penjual makanan yang meragukan adalah perkara remeh.Jika kita bertanya berkenaan sesuatu makanan atau masakan, sudah pasti si penjual tidak menjawab dengan jujur kerana mereka mahukan jualan mereka laris semua nya.Apa salah nya jika kita menahan lapar buat sementara dan masak sendiri di rumah dengan cara yang semudah mungkin samada roti di makan dengan telor goreng dan sebagai nya.Asal saja perut kita berisi.Cuba bayangkan semasa kita berpuasa di bulan Ramadzan atau kita ingatkan diri kita sendiri bagaimana sengsara nya kehidupan di negeri negeri yang tidak mempunyai makanan yang cukup, di mana sebahgian mereka tidak menjamah makanan sehari suntuk atau mungkin beberapa hari.Ikut saja contoh Nabi besar kita Rasulullah s.a.w. yang sentiasa berlapar dan berpuasa walaupun di luar bulan Ramadzan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk tanya menanyai si penjual makanan yang meragukan adalah perkara remeh.Jika kita bertanya berkenaan sesuatu makanan atau masakan, sudah pasti si penjual tidak menjawab dengan jujur kerana mereka mahukan jualan mereka laris semua nya.Apa salah nya jika kita menahan lapar buat sementara dan masak sendiri di rumah dengan cara yang semudah mungkin samada roti di makan dengan telor goreng dan sebagai nya.Asal saja perut kita berisi.Cuba bayangkan semasa kita berpuasa di bulan Ramadzan atau kita ingatkan diri kita sendiri bagaimana sengsara nya kehidupan di negeri negeri yang tidak mempunyai makanan yang cukup, di mana sebahgian mereka tidak menjamah makanan sehari suntuk atau mungkin beberapa hari.Ikut saja contoh Nabi besar kita Rasulullah s.a.w. yang sentiasa berlapar dan berpuasa walaupun di luar bulan Ramadzan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: admin</title>
		<link>http://www.halalguide.info/2009/03/06/seafood-tidak-selamanya-dari-laut/comment-page-1/#comment-80</link>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Mar 2009 10:23:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.halalguide.info/?p=301#comment-80</guid>
		<description>&lt;a href=&quot;#comment-67&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;@devi&lt;/a&gt; 
bu devi, saya pernah iseng2 bertanya pada seorang penjual nasi goreng kaki lima, ternyata dia memang pakai ang ciu. sepertinya penggunaan ang ciu untuk memasak nasi goreng sudah menjadi sesuatu yang biasa.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><a href="#comment-67" rel="nofollow">@devi</a><br />
bu devi, saya pernah iseng2 bertanya pada seorang penjual nasi goreng kaki lima, ternyata dia memang pakai ang ciu. sepertinya penggunaan ang ciu untuk memasak nasi goreng sudah menjadi sesuatu yang biasa.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: devi</title>
		<link>http://www.halalguide.info/2009/03/06/seafood-tidak-selamanya-dari-laut/comment-page-1/#comment-67</link>
		<dc:creator>devi</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Mar 2009 22:48:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.halalguide.info/?p=301#comment-67</guid>
		<description>bagaimana dengan penjual nasi/mie goreng (dsb) yang banyak dipinggiran jalan, karena saya lihat bermacam botol2 berisi minyak bumbu katanya... spt saos raja rasa?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bagaimana dengan penjual nasi/mie goreng (dsb) yang banyak dipinggiran jalan, karena saya lihat bermacam botol2 berisi minyak bumbu katanya&#8230; spt saos raja rasa?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

